Masjid Al-Hidayah

Istirahat untuk sholat Dhuhur di Pekalongan (kalau tidak salah ingat :D). Masjid ini menurut saya masjid paling rock n roll yang pernah kami kunjungi. Hampir tidak ada batasan yang jelas antara jamaah laki-laki dan perempuan. Walaupun kamar mandi, tempat berwudhu dan shaf untuk sholat telah dipisahkan antara laki-laki dan perempuan, tapi pada prakteknya banyak jamaah laki-laki yang ke kamar mandi dan ke tempat wudhu perempuan. Begitu juga sebaliknya, kata suami saya sewaktu saya menyatakan kekecewaan saya tentang hal itu. Pada saat sholatpun hampir susah dibedakan tempat sholat antara jamaah laki-laki dan perempuan, campur baur jadi satu. Sungguh mengecewakan.

Masjid adalah sebuah lambang kesucian, tempat dimana kita merasa lebih dekat kepada Allah, tempat dimana kita melupakan sejenak hasrat keduniawian. Tapi terus terang waktu itu saya merasa malu, sebagai orang Islam sudah menjadi keharusan bagi kita untuk menjaga kesuciannya (masjid), menjaga kesucian kita, menjaga pandangan dan perilaku kita, apabila hal  sekecil itu tidak juga bisa kita jaga di dalam masjid. Bagaimana kita akan menjaga kesucian diluar masjid. Astaghfirullaahal’adziim.

Seperti namanya, semoga Allah segera memberikan hidayah bagi siapapun yang sudah pernah datang ke masjid tsb. Aamiin…

Yuk, check mesin dulu sebelum melanjutkan perjalanan. Bismillah…

Pekalongan, Agustus 2012

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s