Minggu Pagi Di Monas

DSCN3921

Ini adalah kali kedua saya dan anak-anak mengunjungi Monas. Bahkan sampai sekarang kami belum pernah naik ke puncaknya, karena kami tidak suka harus mengantri lama sambil berpanas-panasan. Sebenarnya kami sengaja datang agak pagi, dimana cuaca belum terlalu panas, tapi ternyata disana sudah banyak sekali orang yang mungkin mempunyai tujuan yang sama dengan kami untuk menikmati suasana pagi di Monas.

Sebenarnya agak mengecewakan buat saya karena keadaan Monas dan sekitarnya kotor sekali, banyak sampah-sampah bertebaran dimana-mana, belum lagi banyak pedagang kaki lima yang tidak terbib berjualan disekitaran Monas, membuat suasana menjadi tidak nyaman, mengganggu pemandangan dan membuat Monas menjadi tampak kumuh dan jorok. Tidak segarang penampakannya.

Semoga pemerintah pusat kota Jakarta memperhatikan hal ini. Mungkin bisa disediakan tempat khusus untuk berjualan bagi para pedagang kaki lima, jadi bagi masyarakat yang ingin berolahraga atau sekedar jalan-jalan akan merasa lebih nyaman dan tidak terganggu dengan banyaknya pedagang yang berjualan dimana-mana. Saran saya sih Pemkot DKI bisa lebih banyak menyediakan tempat pembuangan sampah disekitar Monas dan juga harus ada petugas yang membersihkan sekaligus juga mengingatkan masyarakat untuk tetap membuang sampah pada tempatnya. Karena harus diakui masih banyak masyarakat Indonesia yang belum mempunyai kesadaran untuk membuang sampah pada tempatnya. Padahal kalau bersih kan enak ya, jadi nyaman kita :)

8 pemikiran pada “Minggu Pagi Di Monas

  1. It’s a pity you don’t have a donate button! I’d without a doubt donate to this outstanding blog! I guess for now i’ll settle for book-marking
    and adding your RSS feed to my Google account. I look forward
    to fresh updates and will talk about this site with my Facebook group.
    Talk soon!

  2. Monas benar2 mengecewakan.hari minggu (2 juni 2013) saya dan seorang teman ke monas sekedar menghabiskan hari minggu karena sudah lama tidak ke monas..namun yg saya dapati disana sudah penuh dengan pedagang makanan (termasuk di parkiran motor yg setengahnya di pakai PKL),pengamen yang maksa di bayar,bahkan ada waria ngamen yg menggoda pengunjung,penyedia mainan anak&PKL.keadaan super kotor,jauh berbeda dgn monas waktu saya kuliah 8 tahun yg lalu.dimana saat itu banyak satpol pp utk menertibkan pedagang nakal yg sembunyi2 dari petugas walaupun saat itu weekend.bahkan ada pedagang minuman botol yg memaksa kami untuk membeli dagangan mereka.ketika kami menolak kesekian kali,dia MENDUDUKI paha saya,setelah itu kami langsung pergi dari monas.saya benar2 kapok ke monas.tolong dong petugas yg berwenang,kalian memangnya gak tau atau pura2 gak tau?memangnya petugas di weekend juga libur?justru di saat weekend banyak yg ke monas.mengingat monas adalah salah satu dari sedikit tempat di jakarta yg bisa menawarkan kesejukan dgn harga terjangkau (tadinya) jadi kacau balau begini.katanya kota besar,tp gak becus ngurusin monas yg luasnya gak seberapa di banding central park USA.parah!

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s